Detail Berita

  • Admin
  • 07 November 2018

Bulan Bahasa SMAMDA 2018

PWMU.CO-Gebyar Bulan Bahasa ala Smamda Sidoarjo benar-benar menjadi ajang mengenalkan bahasa. Termasuk Bahasa Jawa. Caranya lewat lomba menyanyi campur sari di halaman sekolah, Selasa (6/11/2018).

Ternyata peserta benar-benar menikmati lagu campur sari yang dinyanyikan. Seperti peserta nomor 5 Hayaka Riliko. Dia menyanyikan lagu Sewu Kuto yang dipopulerkan Didi Kempot.  Dia menyanyi dengan goyangan yang rancak.

“Saya persiapan hanya tiga hari,” ujarnya. Penampilan siswa kelas X MIPA 3 ini memukau penonton sehingga tepuk tangan membahana saat lagu berakhir.

“Saya biasa nyanyi di rumah, tapi lagu-lagu pop,” tambah dara yang akrab dipanggil Riliko ini. Untuk persiapan lomba Riliko belajar serius kepada kakaknya. “Saya belajar kepada kakak yang biasa nyanyi campur sari,” cerita dia.

Peserta lain bermacam gayanya. Ada peserta yang lupa lirik. Ada yang sambil menerawang mengingat-ngingat lirik. Ada yang menjauhkan mikrofon karena takut salah. Bahkan ada yang mematung tidak joget blas.

Namun semua peserta  mengenakan aksesoris lengkap. Baju adat Jawa. Kebaya atau blangkon. “Kesulitannya justru lirik bahasa Jawanya,” terang Liriko. “Saya orang Jawa asli, tapi tiap hari tidak pakai bahasa Jawa,” tutur gadis manis ini tersipu.

Djumiati, juri, mengatakan, tujuan lomba campur sari ini supaya peserta lebih kaya mengenal budaya dan bahasa Jawa. ”Peserta harus membiasakan diri dengan bahasa Jawa. Lomba campur sari lebih populer bagi anak-anak sehingga mengenal bahasa Jawa dengan senang,” katanya. (R6)

sumber :

https://pwmu.co/78851/11/06/mengakrabkan-bahasa-jawa-kepada-generasi-milenial-lewat-lomba-campur-sari/